Menkes Tinjau Koban Banjir di Jakarta dan Sekitarnya

0

49319330173_1a318ebaec_o

49319877886_6fae6fc7cc_o

49319820111_6006c6571d_o

49320018967_b70741fe39_o

49320017997_8a22f3c576_o

49319309223_bf15015e57_o

49319800586_192aef6548_o

49319798821_c76254a337_o

49320016407_ef87a6574e_o

foto:Maulana Yusup/Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat

Sejumlah wilayah di Jakarta terkena banjir yang tingginya bahkan hingga semulut orang dewasa seperti pada hari ini, Kamis (2/1) di Kampung Duri, Kecamatan Cengkareng Barat. Tenaga kesehatan sudah disiagakan di Posko Banjir Gor Kecamatan Cengkareng Barat, Jakarta di bawah koordinasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Menteri Kesehatan RI Letjen (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad(K) RI melakukan kunjungan dalam rangka memastikan kesiapan layanan kesehatan di Posko Bencana Banjir di Cengkareng, Universitas Borobudur, dan Perumahan Pondok Gede Permai, Bekasi. Bantuan berupa ribuan kit kesehatan lingkungan telah didistribusikan ke 3 wilayah tersebut.

Saat ini genangan air mulai terlihat surut di beberapa wilayah di Jabodetabek. Namun potensi penyebaran penyakit dinilai masih tinggi, terutama penyakit yang timbul dari lingkungan.

Menkes Terawan mengatakan pengendalian lingkungan sangat penting pada saat genangan air mulai surut. Karena pada saat itu akan muncul berbagai hama yang mati terbawa banjir seperti tikus.

Ia menilai hampir semua wilayah yang dikunjunginya memiliki kondisi yang sama, yakni bagaimana mencegah terjadinya penyakit yang timbul dari lingkungan. Kementerian Kesehatan telah mengirimkan bantuan berupa ribuan kit kesehatan lingkungan.

Kit tersebut terdiri dari 5000 tablet desinfektan air, 25 paket hygiene kit individu, 4500 lembar polybag ramah lingkungan, 2500 masker kain N95, 30 kit APD Kit Food Handler, 12 pack repellent lalat dan 2 pasang sepatu boot.

Bagikan.

Tentang Penulis

Redaksi Sehat Negeriku

Tinggalkan Balasan