Simpati Kementerian Kesehatan terhadap Korban Kecelakaan Maut

0

Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan (BUK), dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS mewakili Menteri Kesehatan RI, menjenguk Siti (30 th), korban selamat dari kecelakaan pada tanggal 22 Januari 2012 yang masih menjalani perawatan di Ruang ICU RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. (Foto: Puskom Publik Kemenkes RI) MY.

Hari ini (25/01/12), Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan (BUK), dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS mewakili Menteri Kesehatan, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH, menjenguk tiga korban selamat dari kecelakaan maut yang terjadi beberapa waktu lalu dan menewaskan 9 orang pejalan kaki. Saat ini, ketiga korban selamat, yakni Indra (13th), Keny (8th) dan Siti (30 th) masih menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Kehadiran Dirjen BUK, disambut baik oleh jajaran Direksi RSPAD Gatot Subroto, yang diwakili oleh Direktur Pelayanan Medik RSPAD, dr. Hardjanto, Sp.B serta perwakilan dari Jasa Raharja.
Pertama kali, Dirjen BUK berkunjung ke perawatan anak dimana Indra dan Keny dirawat. Indra, korban yang sempat mengalami muntah darah, kini kondisinya berangsur-angsur membaik. Mata kirinya masih lembam, tapi sudah bisa diajak bicara dan mulai belajar duduk. Sementara Keni, yang mengalami cedera di bagian kepala, bahkan sudah dapat diperbolehkan pulang dalam waktu dekat.

Selanjutnya, Dirjen BUK juga mengunjungi pasien Siti Mukaramah di ruang Intensive Care Unit (ICU). Pasien yang sempat mengalami luka pada limpa, serta patah pada tungkai dan lengan ini telah menjalani serangkaian operasi. Kini, kondisinya sudah membaik dan dapat berkomunikasi dalam keadaan sadar.

Pada akhir kunjungannya tersebut, Dirjen BUK menyampaikan simpati dari Kementerian Kesehatan, berupa santunan kepada keluarga dari ketiga korban, dan semangat kepada para korban agar dapat cepat pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa.

Menjawab pertanyaan wartawan mengenai santunan bagi korban kecelakaan, Dirjen BUK mengatakan, Untuk biaya pengobatan para korban, sudah ditanggung oleh Pemerintah Provinsi DKI. Kemudian dari pihak Jasa Raharja juga sudah memberikan santunan kepada korban yang meninggal.

“Menteri Kesehatan memberikan tanda simpati kepada para korban yang masih mendapatkan perawatan, berupa beberapa perbekalan dan sejumlah uang untuk tambahan biaya hidup dan mengurangi rasa duka”, ujar Dirjen BUK.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: 021-52907416-9, faksimili 52921669, Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC): 021-500567 dan 081281562620, atau alamat e-mail info@depkes.go.id, kontak@depkes.go.id.

Bagikan.

Tentang Penulis

Redaksi Sehat Negeriku

Tinggalkan Balasan