Supervisi Terpadu Kemenkes ke Provinsi Nusa Tenggara Barat

0

Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) Provinsi NTB menunjukkan, dari 10 Kabupaten/ Kota yang ada di  Provinsi NTB, 6 diantaranya termasuk daerah bermasalah kesehatan. Padahal, pelayanan kesehatan di sana cukup bagus, sarana dan prasarana serta SDM cukup memadai, dan dukungan dari gubernur terhadap program-program kesehatan juga baik.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Bina Gizi Dan Kesehatan Ibu dan Anak Dr. dr. Slamet Riyadi Yuwono, DTM&H, MARS saat melakukan supervisi terpadu ke Provinsi Nusa Tenggara Barat. Supervisi dilaksanakan pada tanggal 7 sampai dengan 9 Mei 2012.

Dirjen Bina Gikia mencontohkan program yang telah dilakukan Pemerintah Daerah Prov. NTB untuk kesehatan, diantaranya menyekolahkan dokter umum untuk mengambil pendidikan spesialis, penyediaan insentif untuk tenaga bidan, pelayanan gratis untuk pasien gizi buruk ditambah biaya untuk penunggunya dan lain-lain.

Dalam sambutannya Dirjen Bina Gikia menegaskan bahwa tidak perlu mencari siapa yang salah dan siapa yang benar apalagi saling menyalahkan.

“Semua unsur pemerintahan di Provinsi NTB bersama jajaran yang ada Kementerian Kesehatan perlu menganalisis lebih jauh dan lebih tajam apa sebenarnya yang menjadi penyebab masih rendahnya indikator-indikator kesehatan di Provinsi NTB dan mencarikan jalan keluarnya”, ujar Dirjen Bina Gikia.

Untuk memastikan berjalannya proses ini, Dirjen berjanji akan datang secara berkala ke Provinsi NTB untuk sama-sama membahas dan menyelesaikan masalah kesehatan. Diharapkan, Bupati/ Walikota beserta jajarannya ikut terlibat dalam pemecahan masalah kesehatan yang ada.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian Kesehatan menyerahkan bantuan alat resusitasi, bahan PMT dan Buku Kesehatan Ibu dan Anak. (Eni/Humas GKIA Kemenkes RI)

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: (021) 52907416-9, faksimili: (021) 52921669, Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC):500-567 dan 081281562620 (sms), atau e-mail kontak@depkes.go.id

 

 

Bagikan.

Tentang Penulis

Redaksi Sehat Negeriku

Tinggalkan Balasan