Tiga Program Kesehatan Indonesia menjadi Percontohan di Negara ASEAN

0

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof.dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc.Ph.D, membuka forum internasional Asia Pacific Development Summit: Public Private Partnership To Close Regional Health MDG GAPS, di Jakarta (3/9/12). Acara dihadiri oleh Utusan Khusus Presiden RI, Prof. Nila Moeloek, Excutive Director ASEAN Foundation Dr. Makarim Wibisono, Sekjen ASEAN Surin Pitsawan serta beberapa peserta diskusi.

Asia Pacific Development Summit 2012 didukung oleh sedikitnya 61 orang panelis dari dalam dan luar negeri seperti Kepala Bappenas, organisasi-organisasi dunia seperti Bill & Melinda Gates Foundation, JHPIEGO, Save the Children dan sejumlah pemimpin dari institusi swasta seperti Coca Cola / Danone Aqua, Biofarma, Yayasan Pertamina, Cipta Karya Air dan Sanitasi, Pfizer, dan G.E Health care.

Penyelenggaraan forum ini merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan Kantor Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk MDGs, yang juga didukung oleh Bill & Melinda Gates Foundation dan ASEAN Foundation.

Asia-Pacific Development Summit 2012 adalah pertemuan yang berkonsetrasi pada profil kesehatan di kawasan Asia Pasifik. Adapun fokus utama pertemuan kali ini adalah kesehatan ibu dan anak, dan harapan terciptannya kemitraan sektor publik dan swasta untuk menghasilkan strategi yang terpadu untuk mencapai tujuan MDG’s pada 2015 mendatang.

Dalam kesempatan jumpa pers, Wakil Menkes  Prof. Ali Ghufron memaparkan beberapa program kesehatan di Indonesia yang telah menjadi percontohan oleh Negara ASEAN. Program tersebut diantaranya Jampersal, Jamkesmas, dan pengembangan Puskesmas. Filipina adalah contoh negara yang pernah mengadopsi program Jamkesmas dan Jampersal. Sementara Bangladesh dan India adalah dua negara yang telah mencontoh pengembangan Puskesmas di Indonesia.

Utusan Khusus Presiden RI, Prof. Nila Moeloek menyatakan, peran aktif Indonesia dalam Asia Pacific Development Summit 2012 merupakan bukti komitmen dalam upaya pencapaian pembangunan nasional di bidang kesehatan, demi terwujudnya kesehatan dunia di tingkat regional dan global sesuai kerangka MDGs.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jendral Kementrian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: (021)52907416-9, faksimili: (021)52921669, Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC): <kode lokal> 500-567 dan 081281562620 (sms), atau e-mail kontak@depkes.go.id

Bagikan.

Tentang Penulis

Redaksi Sehat Negeriku

Tinggalkan Balasan