Kemenkes Laporkan Kesehatan Jemaah Haji pada Hari ke-40

0

Kementerian Kesehatan RI melaporkan penyelenggaraan kegiatan operasional jemaah haji pada hari ke-40, total jemaah haji Indonesia sebanyak 212.014 orang. Dari sejumlah jemaah haji tersebut, terdapat 102.375 orang yang menalami resiko tinggi (Risti), yang meliputi jemaah Risti usia 41.699 orang dan jemaah Risti penyakit faktor risiko 60.673 orang.

Pelayanan kesehatan di Arab Saudi sampai dengan (30/10/12), jemaah haji yang mengalami rawat jalan di Kloter berjumlah 336.269 orang, dengan daerah kerja Jeddah 7.971 jemaah, Madinah 51.021 jemaah, Makkah 233.070 jemaah, Arafah 2.188  jemaah dan daerah kerja Mina 42.019 jemaah. Lalu di Sektor jumlah jemaah yang mengalami rawat jalan sebanyak 1.797 orang, dengan 239 jemaah untuk daerah kerja Madinah, 721 jemaah untuk daerah kerja Jeddah, dan 837 jemaah untuk daerah kerja Makkah.

Di BPHI total jemaah yang menjalani rawat jalan sebanyak 960 orang, diantarannya 3595 orang untuk daerah kerja Makkah, 244 orang daerah kerja Madinah, dan 357 jemaah untuk daerah kerja Mina. Terdata pula jemaah haji yang mengalami rawat inap di Sektor berjumlah 221 orang, untuk daerah kerja Makkah. Di BPHI jumlah jemaah yang mengalami rawat inap sebanyak 1.180 orang, dengan daerah kerja Makkah 685 jemaah, daerah kerja Madinah 242 jemaah, untuk daerah kerja Arafah 119 jemaah, dan 134 untuk daerah kerja Mina. Di RSAS jumlah jemaah yang mengalami rawat inap 308 orang, diantaranya 4 orang untuk daerah kerja Jeddah, 151 orang daerah kerja Makkah, 69 orang untuk daerah kerja Madinah, dan 7 orang untuk daerah kerja Arafah, dan 77 jemaah untuk daerah kerja Mina.

Sementara jumlah jemaah haji yang mendapatkan rujukan dari Sektor ke  BPHI tercatat 4 orang di daerah kerja Jeddah, 563 untuk daerah kerja Makkah, dan 392 orang untuk daerah kerja Madinah. Jemaah Haji yang di rujuk dari Sektor ke RSAS, untuk daerah kerja Jeddah 4 orang, 4 orang daerah kerja Makkah, dan 16 orang untuk daerah kerja Madinah. Rujukan dari BPHI ke RSAS sebanyak 303 jemaah dengan rincian, 148 orang di daerah kerja Makkah, 99 orang di daerah kerja Madinah, untuk daerah kerja Arafah 7 jemaah, dan 49 orang untuk daerah kerja Mina. Rujukan BPHI Mina ke BPHI Makkah sebanyak 47 jemaah untuk daerah kerja Mina. Rujukan Kloter ke BPHI sebanyak 5 jemaah untuk daerah kerja Mina.

Sampai dengan saat ini jumlah jemaah haji yang wafat di Arab Saudi berjumlah 183 jiwa dan 7 orang wafat di embarkasi. Berdasarkan pelaporan PPIH Arab Saudi bidang Kesehatan 2012 penyakit terbanyak penyebab wafatnya para jemaah haji tersebut di akibatkan oleh penyakit kardiovaskuler.

Hasil kegiatan sanitasi dan surveilans untuk daerah kerja Mina dengan melakukan pengelolaan limbah medis yang dihasilkan oleh BPHI serta melakukan sweeping terakhir jemaah sakit disemua RSAS dan klinik wilayah Mina. Untuk daerah kerja Makkah dilakukan melalui pengamatan vector/ lalat di BPHI, pemantauan terhadap pasien jemaah haji Indonesia yang dirawat di BPHI Makkah dan RSAS, serta menyiapkan usulan jemaah haji yang akan ditanazulkan.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jendral Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: (021)52907416-9, faksimili: (021)52921669, Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC): <kode lokal> 500-567 dan 081281562620 (sms), atau e-mail kontak@depkes.go.id

Bagikan.

Tentang Penulis

Redaksi Sehat Negeriku

Tinggalkan Balasan