256.637 Cap Tangan Pecahkan Rekor MURI Komitmen Tidak Merokok

1

Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) beberapa waktu lalu, Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) menganugerahkan Rekor MURI Cap Tangan untuk Komitmen Tidak Merokok secara Estafet oleh Peserta Terbanyak. Penghargaan diterima oleh Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K), pada 16 November 2014 di Monas.

Kegiatan pengumpulan cap lima jari tangan tersebut dilaksanakan mulai 9-16 November 2014. Jumlah total cap tangan yang berhasil dikumpulkan adalah 256.637 buah yang berasal dari seluruh provinsi, kecuali Sulawesi Utara dan Papua Barat.

Berdasarkan laporan dari masing-masing provinsi yang dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI hingga 19 November 2014 lalu, diketahui bahwa Provinsi Bangka Belitung menjadi provinsi dengan rasio pengumpulan cap tangan tanda Komitmen Tidak Merokok terbanyak. Nilai rasio didapatkan dari jumlah cap tangan yang berhasil dikumpulkan dibagi dengan jumlah penduduk di provinsi tersebut.

Jumlah cap tangan yang berhasil dikumpulkan oleh Pemerintah provinsi Bangka Belitung sebanyak 18.934 buah, jumlah tersebut lalu dibandingkan dengan jumlah penduduk provinsi Bangka Belitung sebanyak 1.349.199 jiwa. Berdasarkan perbandingan tersebut didapatkan nilai rasio 1,4%. Nilai inilah yang membawa provinsi Bangka Belitung menjadi Provinsi dengan Persentasi Cap Tangan Komitmen Tidak Merokok Terbanyak pada peringatan HKN Emas ke-50 tahun 2014.

Provinsi yang memiliki rasio terbanyak setelah provinsi Bangka Belitung, antara lain: kalimantan Utara berhasil mengumpulkan 5.061 cap tangan (0,73%); Sulawesi Barat 7.009 cap tangan (0,44%); Gorontalo 4.202 cap tangan (0,37%); dan Kalimantan Tengah 8.855 cap tangan (0,34%).

Sementara itu, Provinsi yang berhasil mengumpulkan jumlah cap tangan terbanyak, adalah Jawa Barat (68.171 cap tangan); DKI Jakarta (21.040 cap tangan); Bangka Belitung (18.934 cap tangan); Jawa Tengah (13.039 cap tangan); dan Sumatera Utara (11.621 cap tangan).

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 500-567; SMS 081281562620, faksimili: (021) 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id.

Bagikan.

Tentang Penulis

Redaksi Sehat Negeriku

1 Komentar

  1. Alhamdulillah semoga kesadaran seperti ini bisa terus menggelinding di kalangan masyarakat indonesia. Karena masalah rokok sangat serius di negeri ini. Kami juga mendorong kemenkes untuk menggenjot program bantuan berhenti merokok bagi masyarakat karena saat ini itu sudah mulai dibutuhkan. Terima kasih

Tinggalkan Balasan