Presiden Hadiri Puncak Acara Hari Keluarga Nasional ke-22 Tahun 2015

0

Tangerang Selatan, 1 Agustus 2015

 

Sabtu Pagi, (1/8), Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo buka acara puncak acara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-22 tahun 2015 di Lapangan Sunburst, Kota Tangerang Selatan, Banten.  Hadir pada acara tersebut  Menko PMK, Mendagri, Menkes, Meneg PP-PA dan 15.000 peserta dari seluruh Indonesia.

 

Dalam sambutannya Presiden Jokowi menyatakan bahwa Indonesia akan menghadapi bonus demografi dalam lima hingga 15 tahun ke depan. Lonjakan tersebut akan menjadi tantangan buat keluarga di Indonesia.

 

“Penduduk Indonesia akan didominasi oleh usia produktif. Di mana penduduk dengan umur produktif jumlahnya sangat besar, sementara usia muda dan lanjut tidak banyak,” sambung Presiden Jokowi.

 

Pemerintah Indonesia memprediksi, jumlah penduduk usia produktif atau dapat disebut usia angkatan kerja mendominasi hingga 70 persen. Sedangkan 30 persen merupakan penduduk usia muda dan lanjut usia.

 

Pendidikan Budi Pekerti Anak – Anak

Kepada para orang tua, Presiden Jokowi meminta agar mengajarkan budi pekerti pada anak-anak sejak dini, karena akan memudahkan untuk membentuk karakter anak.

 

“Peran keluarga  dalam menanamkan karakter anak, sangat vital. Pasalnya, dari keluarga itulah, landasan pendidikan, kesehatan, kasih sayang, rasa saling memiliki dan lainya bisa diperkenalkan sedini mungkin. Lewat pembentukan karakter pada anak bangsa, niscaya kelak anak-anak Indonesia akan menjadi tenaga berkualitas tangguh guna mengisi pembangunan”, tandasnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menyematkan tanda penghargaan Satya Lencana Wira Karya kepada 23  Gubernur dan Bupati yang berprestasi di bidang kependudukan dan keluarga berencana nasional.

 

Harganas yang diperingati setiap tanggal 29 Juni, bertujuan untuk meningkatkan komitmen Pemerintah Pusat dan Daerah terkait pentingnya membangun keluarga dengan meningkatkan peran dan fungsi keluraga dalam mewujudkan keluarga kecil berketahanan dan sejahtera.

 

Selain untuk meningkatkan kesadaran dan peran masyarakat terhadap pentingnya peran keluarga kecil, bahagia dan sejahtera, keluarga memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya memantapkan ketahanan nasional dalam mewujudkan dan kesatuan bangsa.

 

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline <kode lokal> 500-567; SMS 081281562620, faksimili: (021) 52921669, website www.depkes.go.id dan email kontak@depkes.go.id.

 

Bagikan.

Tentang Penulis

Redaksi Sehat Negeriku

Tinggalkan Balasan