Jemaah Haji Tiba di Madinah, Jangan Memaksakan Diri

0

Madinah, 12 September 2017

Hari ini, 12 September 2017, 16 kloter jemaah haji bergerak dari Makkah ke Madinah untuk melanjutkan prosesi ibadah di Madinah Al Munawarrah. Diperkirakan jemaah haji akan tiba di Madinah pukul 17.00-18.00, setelah menempuh perjalanan 450 km Makkah-Madinah dengan menggunakan bus.

Menurut Kasie Kesehatan PPIH Daker Madinah, dr. Edi Supriyatna, MKM, bahwa jemaah haji yang bergerak dari Makkah ke Madinah merupakan jemaah haji gelombang ke 2 yang berangkat dari Indonesia langsung mendarat di Jeddah, kemudian langsung bergerak ke Makkah untuk melaksanakan ibadah haji.

Menurutnya, saat ini setelah prosesi ibadah arafah, musdalifah dan mina (Armina) jemaah haji kesehatan dalam kondisi banyak yang mengalami kelelahan dan kondisi cuaca panas di Makkah yang berpengaruh terhadap kondisi kesehatan jemaah haji Indonesia.

“Apalagi ada banyak jemaah risti pada saat ibadah armina tidak memperhitungkan kondisi kesehatanya dalam mengikuti prosesi ibadah armina, sehingga banyak yang harus mendapat perawatan pelayanan kesehatan di Makkah”, ujarnya.

Untuk itu, agar tidak terjadi penurunan kesehatan jemaah haji yang lebih buruk, maka saya mengajak kepada TKHI, Ketua Kloter, Karu dan Karom untuk mengingatkan jemaah haji yang baru tiba di Madinah agar memperhatikan kesehatannya.

“Begitu tiba di Madinah, jangan langsung melaksanakan ibadah sunah dan aktifitas lainnya, tapi harus mempertibangkan kondisi kesehatannya. Jangan memaksakan diri”, katanya.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, dan alamat email kontak@kemkes.go.id.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat
drg. Oscar Primadi, MPH

Bagikan.

Tentang Penulis

Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat melaksanakan koordinasi dan pelaksanaan komunikasi publik melalui media massa dan opini publik, pelayanan informasi publik serta hubungan antar lembaga.

Tinggalkan Balasan