Cegah Penyebaran Penyakit, Kemenkes Kirimkan Alat Kesehatan Lingkungan

0

Lombok, 12 Agustus 2018

Upaya mencegah terjadinya penyebaran penyakit dari lingkungan pada bencana gempa di Lombok, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kirimkan peralatan kesehatan lingkungan.

Peralatan tersebut dikirim melalui Direktorat Kesehatan Lingkungan (Kesling) sebanyak 9 jenis. Disinfektan air sebanyak 5 ribu tablet, masker non kain dan safety box 5110 pcs, polibeg ramah lingkungan, polibeg limbah medis, dan polibeg biasa sebanyak 4.750 lembar, kaporit 100 kg, penjernih air cepat 9 ribu sachet, dan APD kit food handler sebanyak 30 set.

Peralatan Kesling itu rencananya akan didistribusikan ke 8 Puskesmas di Kabupaten Lombok Utara hari ini, Minggu (12/8) melalui Dinas Provinsi NTB. Bantuan tiba di provinsi pada Sabtu sore (11/8).

Adanya bantuan ini diharapka tidak terjadi masalah kesehatan pada warga korban bencana gempa.

Sebelumnya, Kemenkes telah mengirimkan obat sebanyak 3,5 ton dan PMT 2 ton. Bantuan tersebut telah sampai di Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara.

Setiap Puskesmas atau pos kesehatan pengganti Puskesmas telah mendapatkan bantuan tersebut. Sehingga, masyarakat sudah terjamin soal ketersediaan obat.

Selain itu, hari ini Sekretaris Jenderal Kemenkes Untung Suseno Sutarjo mengunjungi korban gempa di Lombok sekaligus meninjau RSUD Tanjung yang roboh akibat gempa.

Sementara ini penanganan pasien korban gempa atau pasien karena penyakit ditangani di pos kesehatan. Namun bagi yang perlu penanganan intensif atau rawat inap akan segera dirujuk ke RSUD di luar Kabupaten Lombok Utara seperti RSUD Mataram.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id. (D2)

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat

drg. Widyawati, MKM

Bagikan.

Tentang Penulis

Redaksi Sehat Negeriku

Tinggalkan Balasan