Masuki Terowongan Mina Jemaah Diingatkan Gunakan APD

0

Makkah, 21 Agustus 2018

Hari ini bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1439 H jemaah haji Indonesia dan jemaah dari seluruh dunia mulai memasuki terowongan Mina dan diakhiri dengan melempar Jumroh Aqobah. 

Seluruh Jemaah haji Indonesia yang berjumlah 205.734 orang kemarin telah menyelesaikan wukuf di Arafah. Ini menandakan gelar Haji sudah resmi melekat. Usai wukuf, sejak semalam, jemaah bergerak ke Muzdalifah untuk mencari batu yang akan dilemparkan di jamarot.

Selanjutnya dari sana, jemaah bermalam di Mina. Setelah memasuki tanggal 10 Dzulhijjah dini hari sebagian jemaah sudah berjalan menyusuri terowongan Mina dan melempar jumroh Aqobah dan berlanjut. Gelombang jemaah yang bergerak ke Mina terus berlanjut hingga sore hari ini. 

Tim Promotif Preventif (TPP) Kemenkes sejak jauh hari telah mengedukasi jemaah haji Indonesia untuk senantiasa menggunakan alat pelindung diri yaitu payung, kacamata, masker, semprotan wajah, dan alas kaki.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kesehatan yaitu kelelahan, dehidarasi dan juga heat stroke. 

Selain APD, Tim Promotif Preventif juga mengingatkan jamaah untuk mengonsumsi cairan oralit untuk mengganti elektrolit yang hilang. Jemaah sudah dibekali oralit sejak dari Tanah Air. Namun demikian tim kesehatan juga menyediakan oralit yang dibagikan kepada jamaah sewaktu-waktu. Suhu saat ini di Arab Saudi mencapai 45 derajat Celcius pada pukul 15.30 Waktu Arab Saudi.

Dr. Victorino salah satu anggota TPP banyak menemukan kasus-kasus kelelahan pada jemaah khususnya yang Lanjut Usia. Untuk itu Rino mengingatkan agar para jamaah sering minum jangan menunggu haus dan menggunakan alat APD lainnya.

Sebagaimana diketahui bahwa jemaah haji Indonesia  lebih dari 65% adalah jemaah dengan resiko tinggi kesehatan baik dari resiko usia di atas 60 tahun maupun jamaah yang sudah ada penyakit sejak di Tanah Air.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id.(gi)

Kepala Biro Komunikasi dan
Pelayanan Masyarakat

drg. Widyawati, MKM 

Bagikan.

Tentang Penulis

Redaksi Sehat Negeriku

Tinggalkan Balasan