Begini Cara Puskesmas Sungai Durian Entaskan 10 Penyakit Terbanyak

1

Sintang, 22 Januari 2019

Puskesmas Sungai Durian, Kabupaten Sintang, Prov. Kalimantan Barat menjadi salah satu lokasi kunjungan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI drg. Oscar Primadi, MPH di Kalimantan Barat. Telah diketahui terdapat 10 jenis penyakit terbanyak yang ada di 10 wilayah kerja Puskesmas tersebut.

Drg. Oscar mengatakan untuk mengatasi penyakit-penyakit yang ada butuh upaya ekstra dari tenaga kesehatan.

“Saya pesan tenaga kesehatan di sini (Puskesmas Sungai Durian) tetap semangat dalam melakukan pelayanan kesehatan. Terutama terkait penyakit-penyakit yang banyak di masyarakat,” ucap Sekjen, Selasa (22/1).

Penyakit yang banyak dialami warga setempat berupa penyakit yang bersumber dari lingkungan dan pola hidup. Selain melakukan pelayanan di Puskesmas, tenaga kesehatan melakukan program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK) agar dapat melakukan pelayanan terpadu sekaligus mengentaskan penyakit-penyakit yang ada di masyarakat.

Puskesmas Sungai Durian memiliki 10 wilayah kerja yang mencakup Kapuas Kanan, Tertung, Kapuas Kanan Hilir, Lalang Baru, Anggah Jaya, Sengkuang, Rawa Mambik, Mengkurai, Kedabang, dan Marti Guna.

Berdasarkan data Puskesmas Sungai Durian, dari 10 wilayah kerja itu terdapat 10 penyakit terbanyak yang diderita oleh masyarakat, yakni IS0A, hipertensi, dyspepsia, penyakit pulpa dan jaringan perapiral, diare, penyakit gusi dan periodental, alergi kontak, influenza, dan penyakit kulit infeksi lain.

Dalam upaya pengentasannya, Puskesmas melakukan beberapa strategi yakni promotif dengan penyuluhan luar dan dalam gedung terkait ISPA, Imunisasi, CTPS, PHBS, dan Imbauan 3M Plus dalam mengatasi masalah DBD.

Upaya preventif dilakukan melalui imunisasi, sanitasi total berbasis masyarakat (STBM), dan Posyandu Balita, termasuk deteksi dini dengan IVA dan Posbindu.

Strategi itu dilakukan dengan melibatkan lintas sektor dan diharapkan di tahun ini 10 penyakit itu dapat dientaskan dan tidak muncul penyakit lain.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id. (D2)

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat

drg. Widyawati, MKM

Bagikan.

Tentang Penulis

Redaksi Sehat Negeriku

1 Komentar

Tinggalkan Balasan