Sehat Negeriku
No Result
View All Result
Senin, 06/02/2023
  • Beranda
  • Rilis Sehat
  • Foto Sehat
  • Video Sehat
  • Infografis
  • Komik Sehat
  • Blog Sehat
  • Mediakom
Langganan Newsletter
  • Beranda
  • Rilis Sehat
  • Foto Sehat
  • Video Sehat
  • Infografis
  • Komik Sehat
  • Blog Sehat
  • Mediakom
No Result
View All Result
Sehat Negeriku
No Result
View All Result

Sama-Sama Bingung

Rokom by Rokom
10 Agustus 2017
Reading Time: 3 mins read
A A
0
blank
Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di Line

Madinah, 3 Agustus 2017

Oleh: Prawito

Siapapun dia, kalau memakai baju seragam petugas haji dan ada lambang merah putih wajib tahu semua, kalau ada jemaah haji yang bertanya. Mulai dari penginapan, penjual makanan rasa Indonesia, aktifkan handphon, tempat ziarah, termasuk kalau tersesat menjadi satu-satu tempat bertanya, bahkan jemaah merasa nyaman, bila sudah bertemu petugas Indonesia. Mereka sudah merasa bertemu saudara sendiri.

Suatu hari, akan melakukan penyuluhan di Kloter JKS 13, Jawa Barat. Kloter ini pondokannya di Hotel Fairus, maka pagi itu, semua personel sudah siap tempur, hanya saja sopir masih bingung dengan alamat hotel. Ia coba cari tahu dengan bertanya sesama sopir, tak ada yang tahu, buka google, mbah google yang biasa sok tahu, juga ngak tahu, wah ini luar biasa. Kemudian, M. Latu, komandan Tim Promotif dan Preventif, minta dokter Neneng, Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang menginap di pondokan tersebut untuk mengirim foto papan nama hotel.

Dalam perjalanan, alamat itu tak ketemu, belum jelas tepat dimana, berdua Latu, kita diturunkan dari mobil jemputan. Cari-cari, tanya-tanya, sana-sini, dengan modal bahasa tarsan. Maklum semua tulisan arab gundul, ngak bisa baca. Jangankan arab gundul, arab godrong aja belum lempeng, kata Latu, berseloroh….

Ditengah kebingungan, tanya sana-sini, tiba tiba datang jemaah haji, kakek-kakek, Ia berjalan mendekat, dari kejauhan juga sudah tampak bingung. Akhirnya, kami dekati, dan ternyata benar tebakannya “sama bingung” cari alamat pondokan.

Ada arab, melihat kita bingung, Ia datang, saya kasih alamat dari kiriman foto papan nama, langsung menunjuk arah yang saya pahami. Kemudian bertiga, saya, Latu dan jemaah yang bingung tadi, mencari Fairus Hotel. Kurang lebih 500 meter perjalanan, bertemu petugas haji yang sedang membawa jemaah bingung. Ia Nenek dari kloter JKS 13, akhirnya tukaran jemaah. Mereka mengantar jemaah asal Ujung Pandang, saya membawa jemaah Jakarta. Mondar-mandir, tanya sana sini, baru ketemu, ternyata, Hotel Fairus itu depannya kecil “Nyempil”, ketutup toko-toko pakaian dan perhiasan, Alhamdulillah….

Memang, musim haji biasa banyak jemaah dan petugas sama bingungnya. Bagaimana ngak bingung, semua sama-sama baru, baru tahu, baru lihat, baru datang. Jadi petugas dan jemaahnya sama barunya. Sekalipun demikian, endingnya sama sama ketemu. Nah, disitu hikmahnya, happy ending.

Akhirnya, saya dapat mempertemukan jemaah yang tersesat tadi dengan kelompoknya. “Dok, ini jemaahnya JKS 13, tadi tersesat ketika hendak pulang ke pondokan dari masjid Nabawi, ya pak, terima kasih jawabnya. Tapi, dokter Neneng itu tampak ragu dan bingung, karena marasa tidak mengenali jemaah tersebut. Setelah dicek gelang benar, JKS 13, nah bingung lagi tuh dokter.

Sambil tiduran, nenek tadi, karena belum makan dari pagi, padahal ketemu petugas habis dzuhur. Nek, rumahnya mana di Indonesia, Poandok labu pak, katanya. Wah ini berarti bukan Jawa Barat, pasti ini JKG, Jakarta dan Embarkasi pondok Gede. Ternyata benar, Yah, namanya manusia pasti ada saja salah, apalagi menulis ribuan gelang jemaah haji, maklum.

Bingung ketemu bingung, sama dengan tidak bingung, begitu bukan hasil kesimpulan cerita di atas Nah, dalam hidup juga begitu. Orang susah minta tolong sama orang susah, bagaimana sikap yang dimintai tolong ? Boleh jadi Dia akan berkata, ngak salah nich, minta tolong sesama orang susah ? Kalau dari kaca mata manusia, bisa jadi begitu. Tapi, dari kaca mata pemiliki kehidupan, Allah SWT, tidak seperti itu. “Jika, kamu menolong orang lain, sebenarnya kamu sedang menolong dirimu sendiri, sebaliknya jika kamu tak mau menolong orang lain, sebenarnya kami sedang tidak mau menolong dirimu sendiri”,

Nah, siapa yang ingin di tolong oleh Allah, melalui orang lain, maka tolonglah orang lain, sekalipun kamu sama-sama butuh, sama-sama bingung, sama-sama susah, mungkin malah lebih susah. Menolong orang susah, disaat kita berkelebihan, itu mah biasa. Tapi menolong orang susah, padahal dirinya itu lebih susah, ini baru luar biasa.

Jadi, kalau ingin mendapat pertolongan Allah, maka tolonglah orang lain, sekalipun orang lain itu belum tentu membalas pertolonganmu. Boleh jadi, Allah akan membalasnya dari orang lain yang Allah gerakkan. Tapi, jangan menolong karena ingin memperoleh balasan pertolongan, sebab nanti akan komplain, gerutu dan kecewa, ngak ada orang lain yang menolongnya, begitu merasa susah.

Jadi, menolonglah karena Allah, pasti akan ada balasanya. Kapan, apa dan dimana hanya Allah yang lebih tahu, kapan yang paling tepat membalas hambaNya dengan balasan yang lebih baik. Bersambung….

ShareSendShare
Rokom

Rokom

Redaksi Sehat Negeriku

Informasi Terkait

blank

Tingkatkan Kapasitas Layanan Kesehatan Rujukan melalui Kolaborasi

19 Januari 2023
blank

Babak Baru Eliminasi TBC Global

1 Agustus 2019
blank

Salah Satu Berkah Ramadhan, Udara Bersih dari Asap Rokok

25 Mei 2018
blank

Bawa Anak ke Posyandu, Siapa Tahu jadi Presiden

25 Mei 2018
freepik.com

Jangan Gigit Aku

25 Mei 2018
blank

Bekal Sehat Gizi Seimbang

12 April 2018
Next Post
blank

Visit Besar untuk Tingkatkan Layanan Medis Jemaah Haji

blank

Cara Mudah Atasi Kebingungan Jemaah Haji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tweet oleh @KemenkesRI
Berita Utama

Indonesia Sampaikan Kesiapan Kolaborasi dalam Pembahasan Isu Kesehatan Presidensi G20 Tahun 2022

13 September 2021
Berita Utama

Kemenkes Tingkatkan Layanan Kesehatan Gigi dan Mulut Yang Aman Dari Penularan COVID-19

12 September 2021
Berita Utama

Wamenkes Dante Minta Masyarakat Waspadai Lonjakan Kasus COVID-19

11 September 2021
Berita Utama

Belajar dari Pandemi COVID-19, Menkes Ingatkan Pentingnya Perencanaan Pembangunan yang Memperhatikan Aspek Kesehatan dan Lingkungan

11 September 2021

Rekomendasi Artikel

blank

Sertifikat Vaksin & Data Bermasalah? Ini Solusinya

14 Agustus 2021
blank

Terlambat Vaksinasi COVID-19 Dosis Kedua Tidak Akan Pengaruhi Efektivitas Vaksin

3 Agustus 2021
blank

Kemenkes Tegaskan Vaksin Moderna Hanya untuk Booster Nakes dan Publik yang Belum Pernah Menerima Vaksin COVID-19

13 Agustus 2021

Berita Populer

  • blank

    Penerima Vaksinasi COVID-19 dapat Registrasi via WA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Vaksin COVID-19 Merek Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax Tidak Dapat Dipergunakan untuk Vaksinasi Gotong Royong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Tetapkan Batasan Tarif Pemeriksaan Rapid Test Antigen-Swab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Vaksin AstraZeneca Aman, Penghentian Sementara Hanya Pada Kelompok CTMAV547

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Virus Corona Varian Baru B.117, B.1351, B.1617 Sudah Ada di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Sehat Negeriku

Sehat Negeriku adalah kanal berbagi informasi tentang kegiatan Kementerian Kesehatan, baik berupa rilis yang dikeluarkan Kemenkes, dokumentasi foto dan video, maupun tulisan ringan seputar info-info kesehatan.

Jejaring Website Terkait

  • Kementerian Kesehatan RI
  • Biro Komyanmas

Informasi Lainnya

  • Tentang Sehat Negeriku
  • Peta Situs
blank
Infografis

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

31 Mei 2019
blank
Infografis

Lebaran Sehat

19 Februari 2019
blank
Infografis

Mudik Sehat dan Aman

19 Februari 2019
blank
Infografis

Lansia Indonesia

19 Februari 2019
blank
Infografis

Sahur Sehat

19 Februari 2019

© 2021 Sehat Negeriku - Biro Komunikasi & Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Rilis Sehat
  • Foto Sehat
  • Video Sehat
  • Infografis
  • Komik Sehat
  • Blog Sehat
  • Mediakom
Langganan Newsletter

© 2021 Sehat Negeriku - Biro Komunikasi & Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI.