Kementerian Kesehatan melakukan kunjungan ke Arab Saudi dari tanggal 14-25 Juni 2017 dalam rangka mempersiapkan pelayanan kesehatan jemaah haji di Arab Saudi. Kunjungan yang terdiri dari 4 tim ini dipimpin Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes RI, Dr.dr.Eka Jusup Singka MSc bertujuan untuk memastikan semua sarana, sumberdaya manusia, peralatan kesehatan, obat, ambulan, gedung dan sarana pendukung dalam keadaan siap melayani jemaah haji.
Menurut Kapus Haji, dirinya dan tim sedang menyiapkan pelayanan kesehatan haji di Arab Saudi. Saat ini sedang melakukan proses pengadaan sewa ambulan sebanyak 15 buah. Menyiapkan catering jemaah haji sakit dan petugas kesehatan.
Selain itu juga sedang mempersiapkan pengadaan alat alat kesehatan untuk Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Baru di Aziziyah serta pemenuhan tenaga pendukung kesehatan (TPK) yang akan membantu pelaksanaan pelayanan kesehatan haji di Arab saudi.
Menurut dr.Eka, dengan berkurangnya petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sebanyak 38 orang. Maka, tahun ini penempatan tenaga di bandara ditiadakan namun tetap diberikan pelayanan melalui emergensi ambulan. Selanjutnya, petugas non kesehatan menjadi tenaga penghubung kepada petugas kesehatan di Bandara.
“Tahun ini ada peningkatan jumlah TPK dari 120 orang menjadi 160 orang untuk mengantisipasi pelayanan yang lebih baik”, ujar dr. Eka.
Kunjungan 4 tim Kemenkes ke Arab Saudi terdiri dari Tim Unit Layanan Pengadaan, Tim Negosiasi KKHI Khalidiyah, Tim pengawas kemajuan KKHI Aziziyah dan Wisma Jeddah, Tim pengadaan ambulan, catering dan alat kesehatan.
Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, dan alamat email kontak@kemkes.go.id.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat
drg. Oscar Primadi, MPH