Kemenkes Sesalkan Pencatutan Nama Menkes Di Iklan Pengobatan

48

Beredarnya iklan layanan pengobatan seorang dokter di Bandung via BBM, mailist, dan sosial media di dunia maya akhir-akhir ini, membuat resah berbagai kalangan.

Selain mencatut sejumlah nama tokoh masyarakat seperti Duta Besar Korea hingga Menteri Kesehatan, iklan pengobatan itu juga diragukan keabsahannya. Pasalnya, nomer ponsel yang dicantumkan, ketika dihubungi sehatnegeriku.com tidak aktif.

Dalam iklan itu disebutkan ada seorang dokter yang bisa menyembuhkan kanker bernama dr. Matius, beralamat di Jl. Sarimadu no 62 Bandung. Terlepas dari dokter itu bisa menyembuhkan kanker atau tidak, sejumlah nama dicatut untuk memberikan kesan bahwa dokter itu benar-benar ahli. Tak tanggung-tanggung, nama Dubes Korea disebut menjadi pasien tetapnya. Bahkan Menteri Kesehatan pun juga disebut pernah berobat ke dokter itu.

Menanggapi hal itu, Menkes menyesalkan pihak tidak bertanggung jawab yang telah mencatut namanya. Serta menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati mempercayai berita yang diragukan sumbernya. Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengaku tidak mengenal dokter Matius, apalagi berobat padanya.

Hal ini disampaikan agar tidak ada kesalah-pahaman masyarakat umumnya dan kalangan dokter pada khususnya, bahwa Menteri Kesehatan bersedia menjadi ”model” iklan pengobatan oleh dokter ataupun rumah sakit tertentu. Ini sesuai dengan etika kedokteran yang mengatur seorang dokter tidak boleh memasang iklan dalam bentuk apapun.

Semakin terbukanya dunia komunikasi melalui sosial media, BBM, dan sebagainya, seringkali dimanfaatkan berbagai pihak tak bertanggung-jawab untuk menyebar berita tidak benar dan meresahkan. Termasuk iklan-iklan yang mencatut dan merugikan orang lain. Belum hilang berita kasus dokter Aisha yang dikabarkan ditembak di Somalia, yang ternyata juga tidak benar. Atau Imanda relawan asal Indonesia yang dikabarkan ditembak saat kerusuhan Kairo Mesir awal tahun ini. Akan lebih baik bagi kita untuk lebih jeli memilah dan memilih serta tidak mempercayai begitu saja berita yang tersebar, apalagi sumber pastinya tidak jelas.

Bagikan.

Tentang Penulis

Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat melaksanakan koordinasi dan pelaksanaan komunikasi publik melalui media massa dan opini publik, pelayanan informasi publik serta hubungan antar lembaga.

48 Komentar

  1. Susah dibedakan yang benar yang mana ?
    Menkes juga tidak mau menyebutkan susu mana yang nmengandung bakteri sacasaki .. Ini ada apa ? Bukankah menkes semestinya melindungi masyarakat ??

  2. Dear bu menkes ,
    Perlu ibu perhatikan juga bahwa center pengobatan kanker di Indonesia utk RS yang ada dibawah Kemenkes juga sangat memprihatinkan.. Dgn penduduk lebih dari 200jt orang hanya ada kuranglebih 15 center pengobatan kanker. Shg tdk mengherankan banyak orang yg mencari pengobatan alternatif agar dapat sembuh dari kanker. Jd mohon perhatiannya agar peralatan2 terapi kanker utk rs yg dbawah kemenkes lebih diperhatikan..

  3. maman abdurachman di

    Depkes harus segera menindak yang namanya dr. Matius yang telah melakukan kebohongan publik. Meskipun tlp gak nyambung, kan ada alamat jelas. Lalu mengumumkan ke publik kalau memang itu bohong.

  4. Sy pikir dr martius jg tdk bodoh ut mengiklankan diri, kalaupun rekayasa pasti lewat bbrp antek2nya sbg pasien ataupun lainnya, yang paling penting dari segi profesinalismenya bagaimana, hal tsb menjadi tugas depkes dan kepolisian ut mengecek sumber berita tsb. Yang jelas masyarakat pasti tidak bisa dibendung, demi menambah harapan hidup (sembuh), karena penyakit kanker juga bisa sembuh apabila keyakinan dirinya untuk sembuh semakin kuat dan pengobatan yang benar. bgmnpun kalau toch bohong akhirnya akan ditinggal pasiennya juga

  5. Apa salahnya diiklankan, banyak pasien terselamatkan berkat pengobatannya. Baàndingkan dan telti ulang kembali, pasien yg khemoterapi 85% lebih banyak yang mati daripada hidup lama..Ðokter hanya berkata “nasib ada ditangan Tuhan”. Dokter yg menangani pasien sampai meninggal tapi Tuhan yg jadi sasaran.

  6. kurnia darmawan di

    saya adalah salah satu pasien dr. matius. terlepas itu iklan atau apapun.. saya merasakan khasiatnya diobati beliau. obat-obatan herbal, tanpa kimia, dan kesaksian saya berobat banyak pasien-pasien penyakit kronis juga yang berhasil disembuhkan.

    saya yakin, iklan-iklan lewat internet,milist, BB dll… itu bukan dr. matius yang buat.. saya yakin seyakin-yakinnya… beliau tidak pernah ada maksud untuk komersial.. apalagi sampai iklan segala… karena beberapa yang saya jumpai, banyak sekali pasien tidak mampu dari daerah.. sama sekali tidak dipungut bayaran.. dan kita pun yang mampu hanya membayar obat.. biaya jasa dokter di gratis kan..
    bandingkan dengan rumah sakit-rumah sakit.. yang sedikit2x cek darah, gonta ganti obat.. tidak sedikit rumah sakit yang komersil. jadi saya setuju dengan pendapat di atas, jangan heran kalau banyak orang mencari penyembuhan alternatif… toh yang penting sembuh.

    jadi sekali lagi… iklan-iklan lewat BB, milist dll.. itu mungkin hanya testimoni dari orang yang memang sudah merasakan khasiatnya.. atau memang ada orang yang iseng…

    dr. matius.. kalau anda membaca rubrik ini.. jangan hiraukan selentingan-selentingan atau kritikan yang tidak membangun… mungkin saja ada sejumlah oknum yang iri, tetaplah berkarya, memberikan pelayanan dengan kasih…

    • Yulia Kisworo di

      dr. Matius kami kehilanganmu, ayah kami sudah mulai membaik kondisinya berkat dokter… trimakasih dokter,…..lanjutkan pelayananmu….Tuhan Memberkati……

      • saya juga lagi coba berobat. jd ga tau bener ga nya.
        tapi saya tau alamat prakteknya.
        di Jl. Semar Bandung, sebelah bakso semar… pada tau kok

  7. soo..which one the truth ? yg bener yg mana nih ?? pls adv..karna saya benar@ membutuhkan tempat untuk berobat….Terima kasih,

  8. seharusnya kita bangga ada dr yg dpt menyembuhkan kanker tanpa biaya mahal bahkan kalau tak mampu gratis.zaman sekarang mana ada dokter yg mau kasih obat gratis? ke R S saja pake askes dokternya periksa asal2an cenderung dibiarkan itu baru periksa ngasih obat saja yg hanya nulis doang asal2an ngasih resep sakit demam,sakit perut,sakit yg lainnya obatnya bisa sama

  9. Saya adalah salah satu pasien dr. matius. terlepas itu iklan atau apapun.bentuknya. saya merasakan khasiatnya diobati beliau. dengan obat-obatan herbal, dan jangan hiraukan selentingan-selentingan atau kritikan yang tidak membangun mungkin saja ada sejumlah oknum yang iri, tetaplah berkarya, memberikan pelayanan pada masyarakat yang sekarang sangat membutuhkan …

    • saya setuju dengan tanggapan bapak Agoes Wahid ,karena saya juga salah satu pasiennya yang terbukti bisa menyembuhkan beberapa penyakit yang saya dan saudara2 serta kerabat saya berobat kepada dr matius , kalau sampai ada berita ini lallu praktek nya dihentikan , kita yangtelah berobat serta masih membutuhkan obat2tannya akan beralih kemana ., jadi mohon kepada pemerintah jangan asal bikin keputusan yang merugikan banyak masyarakat yang membutuhkan obat2 herbalnya , saya rasa bukan saingan untuk dokter2 , karena dr.matius juga seorang dokter disamping mengobati pasiennya melalui obat herbal yang diraciknya .

    • Istri saya, pasien dr Matius, dia ada benjolan di pundak nya, sedang dalam perawatan obat herbal beliau, ternyata kondisinya makin membaik dalam arti benjolannya mengecil, tetapi obaatnya dah abis, dan setelah jauh2 pergi ke bandung, eh malah tutup, ternyata ada kabar beginian. Kemana yah musti cari dr Matius ? kalo ada info, boleh donk japri.

      Bu Menteri, usul aja sih, datengin aja dr matius ini, terus diskusi ama yang bersangkutan, kalao memang dia bersalah, suruh mohon maaf secara terbuka kepada publik, dengan demikian publik dah bisa menilai sendiri. lagian saya liat dia gak punya BBM tuh, malah pake hp murah cd*a…

      • Valencia dewi di

        beberapa hari lalu saya masih kesana, alamatnya di Jl. Gunung Batu no.243 Cimahi Utara telp nya: 022 2008887

        mengenai berita ini benar atau tidak yah kita imani saja. yang penting kita percaya Tuhan kasih jalan.

  10. mohon bantuannya, apakah pengobatan dr matius itu benar bagus?? karena saya bingung begitu banyak pro dan contra dari comment2 di sini.
    karena saya sedang membutuhkan tempat pengobatan yg bagus.
    mohon bantuannya taman teman semua..

  11. saya salah satu pasien dokter matius. saya menderita sakit kepala dengan urat2 yg menonjol dari kening dan tidak bisa bergerak sama skali. bertahun2 saya mencari obat untuk menghilangkan sakit kepala saya. saya telah scan n mri pada bagian kepala. belasan dokter dari macem2 spesialisasinya sudah saya kunjungi tapi saya berhasil sembuh karena obat herbal dok matius.

    terima kasih, dok matius. smoga teman2 yg membutuhkan bantuan medis dan ingin mencoba jalur alternatif lewat obat herbal, bisa datang berkonsultasi dengan beliau.

    • Untuk para pasien dr.matius yg sudah berkomentar diatas..apakah anda2 masih berhubungan dengan dokter matius??karena sejak berita ini heboh dokter ini menghilang,tempat praktek di tulis Tutup,dan sepii sekali..ibu saya kebetulan pasien beliau dan cocok,penyakitnya berangsur pulis,skr kami bingung mau cari kemana,apakah dokter matius berhadapan dengan yg berwajib atau bagaimana ya kabar dokter ini??klo ada yg punya info tolong di share.terimakasih sebelumnya

  12. Sesuai Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Bpk. Matius tidak mempunyai Surat Ijin Praktek, dan secara Akademik beliau tidak mempunyai gelar Dokter. Beliau tidak pernah mengklarifikaskan bahwa beliau bukan dokter sehingga otomatis Bpk. Matius tidak Mempunyai Surat Ijin Praktek.

  13. enapa bisa seperti ini? saya sangat menbutuhkan pengobatan untuk kanker saya.. apa ada info dimana dokter matius berada ?

    kalo menanggapi commentar di atas, apa salahnya kalo orang biasa juga bisa menyembuhkan orang yg sakit.. apa harus selalu ber title DOKTER kalo mau menyembuhkan orang yg sakit ??? tidak masalah kalo mw disebut dokter atau bapak matius. yg lebih penting beliau bisa membantu menyembuhkan dan menolong orang banyak. minta infonya untuk ini, karena saya bingung harus mencari pengobatan kemana lagi untuk mengobati kanker saya.

  14. Mertua saya ada batu ginjal, sudah di laser muncul lagj, muncul lagi, kalo di jumlah sudah menghabiskan 1 mobil Xenia deh. Tapi baru 3 kali berobat, baik kadar gula darah, ureum dan kreatinin jadi normal (sebelumnya enggak pernah normal), dulu gak kuat jalan kaki jauh2 , sekarang jalan ke pasar 1 km pp kuat. Bahkan batu ginjal hasilnya negatif.
    Jadi ada izin gak ada izin, gak perduli, yg penting penyakit sembuh. Coba aja cek, paranormal yg berkoar2 di TV dan beriklan di media cetak itu apa ada izin?
    Jadi bu Menkes yg baik dan juga takut sama produsen susu, yg perlu ditertibkan itu yg nulis BBM bukan Pak Matius. Kalo gini kami2 ini mau berobat ke mana? Bu Menkes mau membiayai pengobatan kami2? Ada jaminan sembuh gak? Kalo gak salah ibu sakit juga kan? Coba aja berobat ke Pak Matius, siapa tau sembuh…. Jangan malu2 Bu, yg penting sembuh dan sehat biar bisa terus jadi menteri.
    Btw saya sudah menduga kalo beliau bukan dokter tuh….

    • Ya betul, ttg komentar saya seharusnya saya ralat.. kalau Pak Matheus itu Memang bukan Dokter. Hanya saja krn dia menyembuhkan, banyak orang panggil dia Dokter (termasuk saya). Dia hanya mengerti dgn baik tumbuhan/ makanan apa yang baik untuk tubuh, dan dibuat menjadi jamu tradisional u kesehatan.

  15. Dear Dr. Matius atau yang tau dimana Dr. Matius berada.

    Saya adalah penderita kanker kelenjar getah bening untuk yang kedua kalinya. Mohon bantuan siapa saja yang bisa memberikan informasi dimana dr. Matius berada. Karena ini kanker saya yang kedua, saya tidak mau dg pengobatan modern lagi.

    Mohon bila ada yang tau alamatnya bisa tolong kabari saya japri via email yuriobon@hotmail.com

    mohon bantuannya.

    Terima kasih

  16. Bapak saya juga salah satu pasien bpk Matius. Kebetulan teman saya yg rekomendasikan berobat ke bpk Matius. Setelah berobat 2 kali, bpk saya merasa penyakit jantung nya membaik. Semenjak kasus ini mencuat, bpk Matius menghilang. Bisa tidak Dinas Kesehatan setempat menjembatani agar bpk Matius bisa praktek lagi.

  17. Aq baru pulang dari bandung,mencari dokter matius untuk mengobati bapak saya yg difonis dokter terkena kaker ganas di pita suara nya,anak saya mengantri dari jam 3 pagi,dgn harapan dapat antrian 1 alangkang kecewanya kami tepat jam 5 anak kami diberitahu sama pedagang kue serabi yg biasa mangkal didepan rmh dokter matius kata nya tutup dan tanpa tau penyebab nya.kami sedih,kecewa,kemana dokter matius kami benar2 membutuh kan pertolongan nya,untuk ayah kami yg sudah difonis terkena kaker ganas,siapa saya yg mengetahui dimana praktek baru doter matius kabari kami,Tuhan memberkati kita semua,GBU

  18. Menurut saya, namanya berobat itu tidak harus selalu ke dokter, yg penting bisa menyembuhkan penyakit, lebih baik di informasikan ke kalayak umum dimana Bapak Matius sekarang berada, sehingga beliau bisa memberikan pengobatan/terapi kepada pasien yg mempercayai dan membutuhkannya. Terimakasih

  19. Saudara- saudara saya yan ada di Jakarta, Cipanas dan Bandung dengan penyakit yang berbeda:: Kanker , Jantung & asam urat semenjak ditangani dr.Matius berangsur membaik,ketika akan datang lagi ketempat prakteknya ybs tdk ada. penutupan perlu dipertimbangkan jangan hanya melihat aspek birokrasi atau admin saja mengingat dr.Matius banyak pasien yang merasakan proses kesembuhan dengan cepat serta diagnosa tepat. Tidak seperti dokter kebanyakan pasien diperlakukan bak kelinci percobaan.dengan tarif yang begitu mahal. Toh pemerintah cq.Depkes sangat diuntungkan dengan keberadaan dr.Matius . Semoga Tuhan senantiasa memberkati karya nyata dr.Matius yang tulus.

  20. saya dan suami adalah pasien Dr mathius, kami sangat merasakan khasiat obat herbal nya, …tapi sekarang beliau menghilang, ….alhamdulillah sejak mendapat syaran2 beliiau dgn herbal dan jus nya kami sekeluarga jadi tahu makanan apa yg boleh dan yg tdk boleh kami konsumsi….sesuai dgn penyakit yg kami derita. Makasih dok,..semoga Dr baik baik saja….z

  21. Saya tidak pernah mengenal Bpk. Matius, tapi saat ini saya sedang mencari pengobatan kanker alternatif untuk kakak saya yang baru operasi CA RECTUM dan divonis dokter harus kemotrapi sebanyak 12X. Saya berharap bisa bertemu dgn Bpk Matius untuk konsultasi. Kalau Pemerintah (Depkes) yang seharusnya mensejahterakan masyarakat menutup praktek Bpk. Matius gara2 tdk ada ijin praktek itu sungguh2 tindakan yang tidak manusiawi. Apakah praktek dukun beranak, tukang pijat tradisional perlu ijin praktek?

  22. Dear Kemenkes,
    menurut saya “pencatutan nama tsb” seharusnya dapat dilihat scr objektif. ada oknum yang mungkin terobati oleh beliau (Dr. Matheus).. oknum ini merasa sangat sehat disembuhkan shg menyebarkan berita betapa hebatnya dr. Matheus sampai nama2 orang petinggi pun dibawa2 (pastinya krn technology, orang terus menambah bumbu dalam pesannya).

    Saya sangat yakin itu bukan minta atau bahkan atas sepengetahuan Dr. Matheus, berita tersebut disebarkan. Karena beliau sendiri hanya pakai hp jadul yang sdh sangat jelek.

    Apalagi saya rasa untuk berobat kanker, sudah biaya mahal, dan kadang hanya dijadikan kendaraan komersial untuk coba obat ini dan itu.. sedangkan hasil ? siapa yang tahu.

    Yang saya tahu, dgn Bapak Matheus telah banyak menyembuhkan bbrp org di keluarga saya dgn therapy jus, jamu dan juga senam yang diajarkannya. Kami mengidap maag akut, asam urat, dan persendian yang nyerti dgn hebat, kami banyak dapat manfaatnya dan juga merasakan khasiatnya. Harusnya kemenkes turut berbangga masih ada orang yang mengerti ttg pengobatan herbal ini, yang mana dan yang jelas lebih banyak bisa membantu orang dgn ekonomi menengah ke bawah.

    Semoga Tuhan senantiasa memberkati karya nyata dr.Matius yang tulus dan sangat sederhana spt dia. Semoga dimanapun dr. Matheus berada, dia akan baik2 saja.

  23. terlepas dr pro dan kontra ttg dr.Matius, saat ini kami sangat membutuhkan yg namany pengobatan……..krn tante saya sedang kesakitan, dokter vonis kanker stadium 4 dan hrs segera dioperasi. Setelah dioperasi bukannya malah membaik malah gak karuan……biaya sdh habis..kami bingung hrs bgmn lg… Mohon informasi bagi semua teman dan saudara yg sekiranya bisa membantu dimn keberadaan dr Bpk. Matius tsb bisa tolong infokan ke saya di fen2_collection@yahoo.co.id Terima kasih….Tuhan Memeberkati….

    • percuma ke dia jg toh kalau memang dah waktunya dia juga ga bisa apa apa, akupun yang kenal dia lama minta bantuan dia juga susah sampai akhirnya suamiku meninggalpun dia ga datang atau ucapin belasungkawa.dia skrg bukan dokter yang dulu yang penuh kasih tapi uang bagi dia segalanya.bkn maksud saya jelekkan dia tapi kenyataan yang saya alami, saya kenal dia dari nol sampai kaya skrg tapi dia ga punya perasaan ,dia hanya manfaatkan saya demi ketenaran pengobatan dia dgn alasan dia yang bikin obat itu sendiri semuanya bohong ini bukan soal pro dan kontra tapi kenyataan yang benar2 nyataleni

      • Halo mba leni.. , mama saya pasien Dr.Matius, dan Puji Tuhan sembuh.., kesembuhan hanya dari Tuhan mba leni, doa dan iman kita sendiri, dan Tuhan Yesus menjadikan Dr.Matius alat saja. Mama saya sering kesana obat di bawa dulu bayarnya nanti ditransfer.. God bless u

  24. JH. Kindangen SH. S.Th. di

    Membaca kesaksian2 sdr2 yg terkasih ke bp Matheus, bgmn pengobatan scr herbal yg beliau lakukan dan banyak pasien disembuhkan, saran saya ; kenapa pihak kemenkes tidak berkeinginan meneliti bahan2 herbal apa yg dibuat oleh Bp Matheus, sehingga permasalahan penyakit Kanker bisa disembuhkan. Kalau berhasil dalam penelitian tersebut bukankah nama Indonesia termasyur dlm dunia pengobatan alternatif, sesungguhnya Di Indonesia memiliki berbagai macam tumbuh2an yg selalu menjadi sasaran penelitian WNA, kemudian mereka bawa ke negerinya entah jadi apa atau mungkin salah satu karya mereka pernah rasakan manfaatnya melalui obat2an yg pernah kita konsumsi. Pertanyaan selanjutnya, kapan Di Negara kita bisa maju dalam bidang apa saja, dengan mengatas namakan bla bla bla, . Alasan sesungguhnya hanya karena urusan kepentingan, masih ingat ada satu pribadi ketika menteri Dahlan Iskan menjabat, seseorang yg berbakat mengembangkan karya tenaga surya utk otomotif, konon skg sudah di berdayakan oleh bukan Negara kita,(ia berkarya di negara orang) begitu juga berita seseorang yg dengan caranya sendiri bisa merakit barang2 conputer bekas menjadi sebuah TV, itupun tidak diperbolehkan, hasil karyanya di rampas dsbnya, kini ada yg nama Bp Matheus memiliki talenta di bidang meracik obat2 an utk kemanusiaan,. . Pun dilarang, tanpa sebab. Semestinya menjadi sesuatu penelitian yg kemungkinan menjadi salah satu solusi penyembuhan. Bukan sebaliknya, bagaimana Putra-putra bangsa bisa berkreativ, klu kreativitasnya dibelenggu, mau sampai kapan Negara kita bisa maju di bidang pengobatan, kalau kesempatan untuk berkarya saja tidak diperbolehkan. . . Kesempatan yg berharga ini, . . Saatnya kita menghargai setiap upaya putra putra bangsa yang memiliki visi untuk kemanusiaan kita dukung, sebelum pihak luar datang, kemudian memberdayakannya. Tks. Tuhan memberkati. Shalom.

Tinggalkan Balasan